Selasa, 06 Agustus 2013

4 Gaya Kepemimpinan




Seorang Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Agama Kristen adalah pemimpin. Sebagai pemimpin perlu memperhatikan bagaimana cara memimpin yang disebut dengan kepemimpinan. Kepemimpinan adalah sistem memimpin sedangkan pemimpin adalah orang atau pribadi yang melaksanakan kepemimpinan. Dalam sistem kepemimpinan dikenal banyak teori kepemimpinan. Berikut ini saya memodifikasi 4 Gaya kepemimpinan yang diambil dari website http://eciputra.com/ . Modifikasi itu saya deskripsikan sebagai berikut: [1]

1   

1.      Gaya Kepemimpinan Direktif yaitu suatu sistem atau cara memimpin yang bersifat otokratik atau yang bersifat memberi arahan. Pemimpin dengan gaya ini, selalu memberi instruksi tentang apa yang harus dilakukan oleh bawahan dengan harapan bawahannya melaksanakannya sesuai dengan instruksi pimpinan.
Seorang kepala Sekolah yang memiliki gaya ini akan cocok dengan guru-guru yang baru mengajar. Guru-guru seperti ini membutuhkan banyak arahan dari kepala sekolah. Guru-guru seperti ini belum memiliki banyak pengalaman sehingga membutuhkan arahan kepala sekolah.

2.      Gaya Kepemimpinan Partisipatif  yaitu kepemimpinan (cara memimpin) yang bersifat demokratis. Pemimpin dengan gaya ini cenderung mencari masukan dan saran dari orang lain. Untuk mencapai maksud ini, biasanya pemimpin seperti ini memiliki naluri alamiah yang kuat yakni bersedia ke komunitas masyarakat bersama-sama bawahannya dengan maksud untuk mengalami langsung apa yang akan diputuskannya.
Gaya kepemimpinan ini cocok diterapkan oleh pemimpin kepada bawahan yang telah lama bekerja atau bawahan yang memiliki banyak pengalaman bekerja. Bawahan seperti ini membutuhkan sistem kepemimpinan partisipatif. Pemimpin Gaya Partisipatif mampu membuat bawahan berpengalaman untuk berpartisipasi dalam pemecahan masalah berdasarkan pengetahuan yang dimiliki oleh bawahan yang telah lama bekerja. Dan berusaha melihat perkembangan yang terjadi pada bawahan.

3.      Kepemimpinan Gaya Laissez-Faire yaitu pemimpin yang cenderung lepas tangan. Pemimpin ini tidak banyak campur tangan dalam proses pengambilan keputusan sehingga terjadi peluang bagi bawahannya untuk menemukan inisiatif sendiri.
Gaya kepemimpinan ini cocol bagi pemimpin yang menghendaki bawahannya mengambil keputusan terhadap sebuah tanggungjawab. Pemimpin tidak perlu mengawasi apalagi memberikan instruksi kepada bawahannya. Bawahannya diberi kesempatan untuk kontraproduktif.

4.      Pemimpin Gaya Adaptif yaitu pemimpin yang memimpin dengan kearifan mempertimbangkan konteks lingkungan kerja dan kepribadian setiap bawahan yang dipimpinnya.
Kepemimpinan gaya ini disesuaikan dengan konteks. Konteks akan membimbing seorang pemimpin untuk menggunakan kepemimpinan direktif guna memberikan instruksi atas apa yang harus dikerjakan dalam situasi yang sedang terjadi.

     




[1] http://eciputra.com/berita-965-empat-macam-gaya-kepemimpinan.html


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar